PELATIHAN PENGELOLAAN ASET KALURAHAN
Syuaib Abaris, E 13 Oktober 2026 13:59:45 WIB
Gunungkidul (13/10/2026) Pemerintah Kalurahan Natah, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Daerah istimewa Yogyakarta melaksanakan kegiatan Pelatihan Pengelolaan Aset kalurah. Aset merupakan kekayaan yang dimiliki Kalurahan baik itu aset tetap, aset lancar maupun aset lainnya. Pelatihan ini dihadiri Lurah Natah, Pamong Kalurahan, Bamuskal, Babinsa, Kader, LPMKal yang kurang lebih pesertanya 70 orang.
Carik Natah (Dedy Rachma Saputra) dalam sambutannya memintakan ijin Pak Lurah yang tidak bisa hadir karena ada acara yang tidak bisa diwakilkan. selanjutnya dalam pelatihan ini apa yang akan disampaikan narasumber agar diperhatikan dan dilaksanakan maupun direalisasikan di lembaganya masing-masing. Dalam pelatihan ini Kalurahan Natah mengundag 2 (dua) Narasumber dari kapanewon atau instansi yang terkait. Pelatihan ini dilaksanakan dengan menggunakan dana APB-Kalurahan 2026 (Dana Keistimewaan) yang kurang lebih Rp 5.700.000,00.
Ketua Bamuskal Kalurahan Natah (Heru Pranowo, M.Pd) menyampaikan pelatihan ini kami selaku Bamuskal/BPD memberikan apresiasi bagus pada Pemerintah Kalurahan Natah memberikan pengetahuan dan pencerahan dalam pengelolaan aset kalurahan, kedepannya Pemerintah Kalurahan Natah lebih baik dan semua aset bisa tercatat sesuai dengan peraturan yang ada.
Narasumber (Sugiyo) menyampaikan aset kalurahan merupakan kekayaan milik kalurahan yang perlu disusun/dicatat/dikelola sesuai dengan peraturan yang dikoordinatori oleh carik. Dalam pengelolaan aset ini merupakan tanggungjawab dari Kaur Tata Laksana diantaranya mencatat semua aset kalurahan dan diidentifikasi sesuai dengan jenisnya dan dikelompokkan sesuai inventarisasi dan dicari sumber perolehan aset tersebut.
Narasumber kedua dari Kapanewon Nglipar (Eko S) dalam penyampaian materinya secara ringkas bahwa pengelolaan aset ini dilakukan untuk identivikasi dimana dari tahapan-tahapan yang dilakukan nantinya akan ada aset kalurahan yang bisa menambah Pendapatan Asli Kalurahan. Sejak tahun 2022 sudah ada intruksi dari Pemerintah Daerah untuk melakukan sensus aset, dalam sensus ini bisa melibatkan lembaga, tokoh masyarakat.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |












